Fakta Menarik Domba Garut, Ikon Ternak Asli Jawa Barat

Fakta Menarik Domba Garut, Ikon Ternak Asli Jawa Barat

Kekayaaan hayati yang dimiliki Indonesia sungguh luar biasa. Bahkan Indonesia termasuk salah satu negara didunia yang termasuk megabiodiversitas, yaitu negara yang memiliki tingkat hayati yang tinggi. 

Salah satu bidang yang menyumbang hayati adalah dari bidang peternakan. Salah satu ternak lokal yang mneonjol adalah Domba Garut. Domba Garut menjadi salah satu ikon budaya dan ikon dari kekayaan genetika yang asli dari Jawa Barat.

Domba Garut begitu memikat pecintanya. Mulai dari fisiknya yang gagah hingga dagingnya yang lezat. Ada beberapa fakta menarik dari Domba Garut yang menjadi ikon Ternak dari Jawa Barat ini. 

1. Domba Garut Hasil Dari Persilangan 

Pada pertengahan abad ke-19, masyarakat yang ada di wilayah Priangan Timur seperti Garut, Tasikmalaya dan sekitarnya melakukan persilangan antara domba lokal Indonesia dengan dengan domba Merino dari Australia dan domba Cape dari Afrika Selatan.

Menurut penjelasan dari Warjita, seorang sejarawan di portal berita radargarut.id, domba Merino dan Cape dibawa oleh seorang pengusaha teh asal Belanda  bernama K.F. Holle Kemudian, domba-domba itu disilangkan dengan domba lokal di Kampung Cibuluh, Desa Sukawargi, Kecamatan Cisurupan.

Pada mulanya persilangan dilakukan dengan tujuan untuk menghasilkan domba yang tahan terhadap iklim tropis namun memiliki kualitas daging dan bulu yang lebih baik.

Dan benar saja, persilangan ini berhasil menghasilkan domba dengan ciri fisik yang kuat dan menarik juga memiliki daging yang empuk dan rendah lemak. 

Sedangkan penamaan Domba Garut diambil dari daerah tempat persilangan itu dilakukan yakni di Garut Jawa Barat.

2. Ciri Khas Fisik yang Unik

Karena proses perilangan dengan domba dari Australia dan Afrika, domba Garut memiliki fisik yang unik dan menarik. Bahkan sempat ramai di media sosial yang menyatakan bahwa Domba Garut adalah domba paling tampan. 

Hal tersebut tidak bisa dipungkiri, karena memang ciri fisik domba Garut begitu unik dan terlihat begitu gagah sehingga membedakannya dari jenis domba lain di Indonesia. Berikut beberapa cirikhas Fisik yang dimiliki oleh Domba Garut : 

  1. Tanduk melingkar atau melengkung dengan bentuknya yang sangat bagus. Terutama pada domba jantan, sering kali besar dan simetris.
  2. Badanya besar dan kekar dengan otot yang padat.
  3. Bulu pendek dan kasar, cocok untuk iklim tropis.
  4. Warna bulu bervariasi, mulai dari putih, hitam, coklat hingga kombinasi warna.
  5. Ekornya pendek atau bisa disebut “buntet”.
  6. Dagingnya empuk dan rendah lemak,

Penampilan Domba Garut yang unik ini menjadikannya tidak hanya unggul dari sisi fungsi ekonomi, tetapi juga sebagai hewan hias dan kontes.

3. Adu Domba: Tradisi Budaya yang Melekat

Salah satu aspek budaya yang paling terkenal dari Domba Garut adalah seni adu ketangkasan yang biasanya dikenal dengan tradisi adu domba. Tradisi ini telah berlangsung selama puluhan tahun dan berkembang menjadi ajang resmi dengan peraturan yang ketat.

Dulu, domba diadukan sampai salah satunya menyerah alias salah satunya mati, namun seiring berjalannya waktu, peraturan menjadi lebih terstruktu. Sekarang dilihat adalah dari berapa banyaknya sundulan dan ketika salah satu domba mundur, maka ia dinyatakan kalah.

Adu domba bukan semata-mata tentang kekerasan, tetapi lebih kepada ajang untuk menunjukkan keperkasaan, keberanian, dan ketangkasan domba jantan. Domba-domba yang ikut serta dilatih khusus dan dirawat dengan sangat baik.

Meskipun menuai kontroversi dari sudut pandang kesejahteraan hewan, banyak pihak yang menganggap adu domba sebagai bagian dari warisan budaya Sunda yang harus dilestarikan secara etis.

4. Potensi Ekonomi yang Besar

Domba Garut memiliki nilai ekonomi yang tinggi, terutama karena:

  • Permintaan tinggi saat Idul Adha, karena ukurannya yang besar dan penampilannya yang menarik.
  • Nilai jual tinggi dalam kontes adu domba, bisa mencapai puluhan juta rupiah per ekor.
  • Daging berkualitas, yang disukai masyarakat karena rendah lemak dan teksturnya empuk.
  • Bulu dan kulit juga memiliki nilai komersial meski belum dimanfaatkan optimal.

Di beberapa daerah, peternakan Domba Garut telah menjadi sumber penghasilan utama masyarakat desa. Bahkan, dengan pengelolaan modern, domba ini berpotensi diekspor sebagai produk unggulan Jawa Barat.

Demikian beberapa fakta menarik mengenai domba garut yang juga merupakan ikon dari tanah Jawa Barat. Sebagai ikon unggulan, pemerintah juga turut hadir dalam upaya pembudidayaan Domba Garut ini. 

Sebab Domba Garut bukan hanya sekadar hewan ternak, melainkan ikon kebudayaan, ekonomi, dan identitas masyarakat Sunda.

Creator : Kakang Agung Gumelar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *