Kenali Perbedaan Kangkung Darat dan Kangkung Air

Tanaman ini berasal dari india yang kemudian menyebar ke Malaysia, Birma, Indonesia, Cina Selatan, Australia, dan bagian negara Afrika. Kangkung dapat ditanam di dataran rendah dan dataran tinggi. 

Dalam nama latin, kangkung dikenal dengan nama Ipomea reptans. Kangkung ini terdiri dari 2 varietas, yaitu kangkung darat (Ipomea reptans) dan kangkung air (Ipomea aquatica).

Lalu apa karakteristik dari masing-masing kangkung ? Mari kita bahas bersama. 

Kangkung darat berwarna hijau terang dengan ujung daun yang runcing. Warna bunga kangkung darat putih. Kangkung darat mempunyai daun yang panjang ujungnya yang runcing. Dengan batang yang berongga namun lebih tipis dan padat.

Kangkung darat, terutama, memiliki akar yang tidak terlalu dalam. Akarnya hanya tumbuh di bagian bawah batang, sehingga mudah beradaptasi di wadah kecil. 

Biasanya, kangkung darat tumbuh di tanah yang tidak tergenang air. Seperti namanya, kangkung darat lebih toleran terhadap kondisi tanah yang kering dibandingkan tanah yang terlalu becek. 

Secara rasa kangkung darat memiliki rasa yang sedikit pahit dan tekstur daun yang renyah. 

Dari segi harga, kangkung darat relatif lebih murah dibandingkan dengan kangkung air. Sebab kangkung ini bisa ditanam dengan mudah dan memiliki siklus yang lebih singkat daripada kangkung air. 

(Foto Kangkung darat. Sumber : https://benihpertiwi.co.id/)

Sedangkan kangkung air secara fisik daunnya berwarna hijau agak gelap dengan ujung yang membulat atau lebih tumpul sehingga terlihat lebih lebar. Selain itu juga batangnya berongga dan tebal, yang berfungsi untuk membantunya mengapung di ari. 

Kangkung air mempunyai daun panjang dengan daun agak tumpul berwarna hijau kelam. Akar sering kali tumbuh di sepanjang batang, membantu penyerapan nutrisi dari air.

Kangkung air habitat dan budidayanya di lingkungan yang berair seperti di pinggir kolam atau rawa-rawa. 

Dilihat dari segi tekstur dan rasa, kangkung air memiliki rasa yang segar dan tekstur daun yang lebih lembut. Secara harga kangkung air lebih tinggi dibandingkan dengan kangkung darat. Sebab kangkung ini memerlukan perairan yang cukup untuk tumbuh, tidak semudah kangkung darat yang lebih leluasa untuk tumbuh.

(Foto Kangkung Aiarat. Sumber : https://benihpertiwi.co.id/)

Saat ini kangkung darat lebih banyak beredar di pasar-pasar komersial dibanding kangkung air. Budidaya kangkung darat sangat mudah, karena sayuran ini bersiklus panen cepat dan relatif tahan hama. Selain itu juga bisa di tanam di tempat yang lebih mudah dibandingkan dengan kangkung air. 

Meskipun begitu, keduanya memiliki kandungan gizi yang sama-sama bermanfaat bagi manusia. Kangkung darat mengandung lebih banyak vitamin A, vitamin C, dan serat daripada kangkung air. Sedangkan kangkung air mengandung lebih banyak kalsium dan zat besi dibandingkan kangkung darat. 

Itulah beberapa karakteristik dari kangkung air dan kangkung darat. Mengetahui perbedaan dan karakteristik masing-masing berguna saat kita ingin memilih kangkung yang akan dikonsumsi. 

Kreator : Kakang Agung Gumelar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *