Kangkung menjadi salah satu makanan yang banyak digemari oleh berbagai kalangan. Sebab cita rasanya yang lezat, gizinya yang tinggi hingga pengolahannya yang mudah, membuat kangkung hampir selalu hadir dalam berbagai acara dan momen di masyarakat Indonesia.
Sayur kangkung memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Dalam kangkung mengandung berbagai vitamin (a,b,c, dan k), natrium, kalium, zat besi, asam folat, dan lain-lain. Mengkonsumsi kangkung juga bisa membantu menjaga kesehatan mata, menurunkan berat badan hingga mencegah diabetes.
Kangkung juga merupakan tanaman yang begitu mudah untuk ditanam. Kangkung bisa dibudidayakan di lahan yang tidak luas, bahkan bisa ditanam pada berbagai alat rumah tangga seperti di baskom, pot, ember, wadah bekas cat, rak hidroponik hingga botol bekas. Sehingga cocok bagi yang ingin mencoba menanam dari rumah.
Kangkung juga memiliki Perawatan yang Mudah. Pastikan kangkung ditempatkan di tempat yang bisa mendapat sinar matahari cukup dan disiram secara teratur, kangkung akan tumbuh subur. Pemupukan pun tidak membutuhkan bahan mahal. Maka menjadikan kangkung semakin cocok ditanam di rumah sebab bisa dilakukan bersamaan dengan aktivitas lain.
Lalu bagaimana cara untuk membudidayakan kangkung dari rumah ?
Kementerian Pertanian melalui websitenya membagikan beberapa tips cara menanam kangkung yang bisa dimulai dari rumah:
- Penyemaian Bibit. Benih kangkung disemai di tanah yang telah dicampur dengan pupuk kompos terlebih dahulu. Setelah seminggu disemai, bibit kangkung akan tumbuh.
- Siapkan Pot atau Polybag. Setelah bibit kangkung tumbuh pindahkan ke pot atau polybag. Beri lubang kecil di bawah pot atau polybag untuk resapan air.
- Media Tanam. Tanah yang digunakan menanam kangkung biasanya diberi campuran kompos dengan perbandingan 2:1. Bisa juga ditambahkan arang sekam.
- Perawatan. Perawatan kangkung tidak sulit. Tanaman ini mudah sekali tumbuh dan tahan terhadap hama penyakit. Penyiraman rutin dilakukan dua kali sehari di pagi dan sore hari.
- Panen. Panen kangkung bisa dilakukan 25 sampai 30 hari setelah penanaman. Panen bisa dilakukan dengan memotong bagian batangnya saja.
Itu dia cara menanam kangkung di rumah yang mudah dan bisa dicoba bahkan untuk pemula. Keunggulan kangkung untuk ditanam dirumah sebab kangkung memiliki siklus panen yang cepat, yaitu mulai dari 25-30 hari saja. Sehingga kangkung bisa dipanen berkali-kali dalam setahun selama perawatannya benar.
Selain itu juga menanam kangkung di rumah bisa memperindah area rumah. Membuat suasana asri dan hijau di rumah. Terlebih jika kita menatanya sedemikian rupa dan menggunakan media yang menarik.
Kangkung juga bisa menjadi sarana edukasi bagi anak-anak di rumah. Memperkenalkan sayuran hingga menanam, merawatnya bersama hingga panen dan mengolahnya bersama. Selain mengajarkan ilmu baru anak juga bisa belajar mengenai tanggungjawab.
Menanam kangkung di rumah adalah aktivitas sederhana namun penuh manfaat. Tidak butuh lahan luas, tidak perlu modal besar, dan cocok bagi pemula. Dengan wadah kecil seperti pot, polybag, atau bahkan botol bekas, sudah bisa menanam kangkung segar yang bisa dipanen setiap bulan.
Selain membantu menghemat pengeluaran dan menyediakan sayuran sehat untuk keluarga, menanam kangkung juga dapat menjadi hobi menyenangkan yang memperindah rumah dan memberi ketenangan.
Kreator : Kakang Agung Gumelar