Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) dikenal sebagai pangan fungsional dan baik bagi kesehatan tubuh. Jamur tiram sudah mulai dibudidayakan bahkan sejak tahun 1936.
Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) selama ini dikenal sebagai bahan pangan yang mudah ditemukan, bernutrisi tinggi, serta cocok diolah dalam berbagai masakan. Selain itu, jamur tiram ternyata memiliki peluang inovasi yang lebih luas dan salah satunya adalah diolah menjadi tepung jamur tiram.
Tepung jamur tiram merupakan salah satu olahan yang memanfaatkan jamur segar untuk diolah sehingga bisa menjadi butiran kecil atau bubuk kering.
Tepung jamur tiram adalah hasil olahan jamur tiram yang berbentuk bubuk kering. Tepung jamur tiram dibuat dari jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) yang dikeringkan.
Dari proses pengeringan tersebutlah ukuran jamur tiram mengalami pengecilan ukuran sehingga bisa menjadi tepung dengan segudang manfaat.
Jamur tiram berpotensi sebagai pengganti tepung yang banyak dikonsumsi masyarakat, sebab banyaknya nilai gizi yang dimilikinya. Beberapa gizi yang ada pada tepung jamur tiram adalah :
1. Tinggi Protein
Jamur tiram mengandung 20–30% protein kering, yang menjadikannya sumber protein nabati berkualitas tinggi. Dalam bentuk tepung, konsentrasi nutrisi ini semakin optimal.
2. Mengandung Beta-Glukan
Senyawa beta-glukan dikenal membantu meningkatkan imunitas, menurunkan kolesterol, serta mendukung kesehatan pencernaan. Tepung jamur tiram mempertahankan senyawa aktif ini.
3. Rendah Lemak dan Bebas Gluten
Karena jamur tiram rendah lemak dan bebas gluten maka bisa dikonsumsi oleh penderita intoleransi gluten. Selain itu bagi yang memiliki program diet jamur tiram juga merupakan makanan yang aman untuk dikonsumsi.
4. Kaya Vitamin dan Mineral
Tepung jamur tiram memiliki vitamin B, vitamin D (terutama setelah proses pengeringan terkena sinar UV), serta mineral seperti zat besi, kalium, magnesium, dan selenium.
Dengan profil nutrisi seperti ini, tidak heran jika tepung jamur tiram mulai diminati sebagai superfood lokal.
Jika melihat dari sisi ekonomi, tepung jamur tiram begitu bermanfaat. Tepung jamur tiram bisa menjadi bahan dasar berbagai olahan yang sudah memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak digemari oleh masyarakat.
Tepung jamur tiram bisa menjadi bahan dasar untuk mie instan atau membuat mie sehat dengan jamur tiram sebagai ciri khasnya. Selain itu bisa juga menjadi bahan untuk nugget,bakso, biskuit atau cookie, bumbu tabur dan berbagai olahan lain yang tentunya memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi dibanding hanya menjual jamur segarnya saja.
Selain itu, tepung jamur tiram juga bisa menjadi agroindustri yang meyakinkan. Karena tepung jamur tiram mudah dikemas, dikirim dan dipasarkan secara online, maka bisa menjangkau pasar nasional bahkan hingga diekspor keluar negeri.
Terlebih ditengah dunia digital yang kini berkmbang, tepung jamur tiram bisa dipasarkan di marketplace dan bisa dikirim ke berbagai daerah dengan mudah.
Tepung jamur tiram adalah contoh nyata bagaimana inovasi sederhana dapat mengubah produk pertanian menjadi komoditas bernilai tinggi. Selain kaya nutrisi, tepung ini juga mampu membuka peluang ekonomi yang besar bagi petani, pelaku UMKM, dan industri pangan masa depan.
Kreator : Kakang Agung Gumelar