Hati-Hati, Perbuatan Ini Bisa Membuat Kita Memaki Orang Tua Sendiri 

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering diajarkan untuk berbuat baik kepada orang tua, menghormati mereka, mendoakan, dan memuliakan keduanya. Namun, dalam sebuah hadis yang sangat tegas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan bahwa ada bentuk dosa besar yang sering tidak disadari manusia: memaki orang tuanya sendiri.

Hadis tersebut diriwayatkan oleh ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash radhiyallahu ‘anhuma, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

وَعَنْ عَبْدِ اَللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ -رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا- أَنَّ رَسُولَ اَللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ: – مِنْ اَلْكَبَائِرِ شَتْمُ اَلرَّجُلِ وَالِدَيْهِ. قِيلَ: وَهَلْ يَسُبُّ اَلرَّجُلُ وَالِدَيْهِ? قَالَ: نَعَمْ. يَسُبُّ أَبَا اَلرَّجُلِ, فَيَسُبُّ أَبَاهُ, وَيَسُبُّ أُمَّهُ, فَيَسُبُّ أُمَّهُ – مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash radhiyallahu ‘anhuma bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Termasuk dosa besar ialah seseorang memaki orang tuanya.” Ada seseorang bertanya, “Mungkinkah ada seseorang yang memaki orang tuanya sendiri?” Beliau bersabda, “Ya, ia memaki ayah orang lain, lalu orang lain memaki ayahnya dan ia memaki ibu orang lain, lalu orang itu memaki ibunya.” (Muttafaqun ‘alaih) [HR. Bukhari, no. 5973 dan Muslim, no. 90]

Hadis ini bukan hanya peringatan, tetapi juga pengingat mendalam tentang bagaimana akhlak seorang muslim seharusnya dijaga, bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi demi menjaga kemuliaan orang tuanya.

Selain itu hadits ini juga mengingatkan kita agar senantiasa menjaga nama baik dan kemuliaan orang tua melalui sikap kita. Karena bisa saja kita tidak memaki dan berkata kasar langsung kepada kedua orang tua, melainkan sikap kita yang menyebabkan orang lain memaki orang tua kita.

Hadis ini mengajarkan bahwa setiap ucapan kita membawa dampak. Bahkan sesuatu yang kita anggap kecil bisa berubah menjadi dosa besar bila menyebabkan kehormatan orang tua kita dihina.

Maka penting bagi kita untuk menjaga lisan kita, agar apa yang kita ucapkan kepada orang lain tidak berbalik kepada kita. Terutama kata-kata kasar, kata-kata buruk dan penuh dengan makian. 

Selain itu kita juga harus menjaga diri sebagai upaya memuliakan dan melindungi nama baik kedua orang tua kita sebagai bagian dari bakti yang bisa kita tunaikan. Sebab banyak orang yang akan menyangkut pautkan sikap seorang anak kepada kedua orang tuanya. 

Dengan demikian, menjaga lisan kita dari memaki orang lain atau hal-hal yang bisa menyebabkan orang lain merendahkan dan menghina kedua orang tua kita adalh salah satu dari bentuk birrul walidai atau berbakti kepada orang tua. 

Semoga kita termasuk hamba yang tidak hanya berbakti secara perbuatan, tetapi juga menjaga apa yang keluar dari lisan kita, agar orang tua kita selalu terangkat derajatnya di sisi manusia dan di sisi Allah.

Kreator : Kakang Agung Gumelar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *