Mengenal Konsep Segitiga Emas dalam Dunia Ternak yaitu : Breeding, Feeding, and Management

Dalam ilmu peternakan, terdapat satu prinsip fundamental yang selalu menjadi fondasi utama, yaitu “Segitiga Emas Peternakan” atau Three Golden Triangle of Livestock, yang terdiri dari breeding, feeding, dan management. 

Tiga konsep ini merupakan 3 pilar utama dan penting dalam dunia peternakan. Ketiganya saling berkaitan dan terhubung antara satu dengan yang lainnya. 3 performa dari konsep ini juga dapat  menentukan performa ternak secara keseluruhan.

Jika satu saja pilar ini lemah, maka hasilnya tidak akan optimal. Dengan memahami dan menerapkan segitiga emas ini, peternak dapat meningkatkan efisiensi usaha, menekan biaya produksi, serta menghasilkan ternak yang sehat, produktif, dan berkualitas tinggi yang tentunya akan menambah keuntungan.

Yang pertama adalah breeding, kata breeding itu sendiri merupakan kosakata bahasa Inggris yang dalam bahasa Indonesia berarti pembiakan atau pembibitan. 

Breeding atau pembibitan merupakan salah satu hal penting dalam dunia peternakan. Merupakan suatu kegiatan budidaya yang menghasilkan bibit ternak dengan tujuan meningkatkan mutu genetik dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Langkah breeding ini adalah pilar utama, sebab bibit inilah yang akan membawa  mutu genetik yang kemudian akan menentukan potensi dasar seekor hewan, seperti tingkat pertumbuhan, produksi susu, daya tahan tubuh, kesuburan, dan kualitas daging.

Maka, penting untuk memilih bibit dengan kualitas yang baik dan unggul agar bisa menghasilkan keturunan yang juga berkualitas sama bahkan lebih baik. 

Keterkaitan antara bibit dengan pakan dan manajemen adalah apabila bibit memiliki genetika yang baik, maka kualitasnya akan bisa lebih ditingkatkan baik melalui pemberian pakan yang baik dan dengan menerapkan manajemen sedemikian rupa. Namun jika bibitnya saja buruk, maka pakan dan manajemen bagaimanapun akan sulit untuk membawa ternak ke performa terbaiknya. 

Setelah breeding, istilah kedua dalam segitiga emas adalah feeding. Jika breeding menentukan potensi dasar, maka feeding adalah faktor yang menentukan apakah potensi tersebut bisa tercapai atau tidak. 

Feeding adalah segala usaha pemberian pakan, baik itu kuantitatif maupun kualitatif yang diperlukan oleh setiap hewan ternak untuk keperluan hidup, tumbuh, dan bereproduksi.

Feeding atau pemberian pakan merupakan hal yang penting sebab bisa menentukan laju pertumbuhan hewan yang diternak. Jika nutrisi yang dibutuhkan oleh hewan ternak terpenuhi maka pertumbuhan pada hewan akan optimal, pun sebaliknya jika nutrisi kurang maka pertumbuhan akan lambat bahkan hewan ternak cenderung mudah sakit. 

Selain pada pertumbuhan hewan, pemberian pakan juga bisa mempengaruhi reproduksi. Kualitas pakan akan begitu mempengaruhi birahi, kesuburan serta keberhasilan kebuntingan. Bahkan pakan juga bisa menentukan kualitas dari produk yang diternak. 

Dalam setiap pakan, untuk kebutuhan hewan ternak diusahakan memenuhi kebutuhan dasar pada hewan seperti protein, karbohidrat, lemak, serat, vitamin dan mineral serta air. 

Untuk pemberian pakan, pastikan disesuaikan dengan umur dan fase produksi, misalnya fase penyapihan, bunting, dan laktasi. Dan yang paling utama adalah konsistensi, bagaimana caranya agar kita menerapkan jadwal pemberian pakan yang konsisten.

Yang ketiga adalah manajemen. Manajemen tentu sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Tidak jauh berbeda dengan makna manajemen secara umum, dalam dunia peternakan manajemen juga berkaitan dengan kegiatan perencanaan, pengorganisasian, menggerakkan, serta pengawasan agar ternak sesuai dengan yang seharusnya.

Dalam dunia peternakan, manajemen berkaitan erat dengan mengelola kandang, perawatan hewan ternak, pencegahan dan pengobatan penyakit, reproduksi, bahkan hingga ke pemasaran. 

Seperti halnya dalam mengelola kandang, manajemen yang baik akan memperhatikan dan memastikan kandang memiliki sirkulasi udara yang baik, pencahayaan cukup, kebersihan terjaga baik dari kotoran maupun hal lainnya, juga kandang sesuai dengan jenis ternaknya. 

Manajemen bisa berpengaruh kepada produktivitas dan pertumbuhan hewan ternak. Bahkan dengan adanya manajemen juga bisa berpengaruh pada untung dan rugi yang didapatkan oleh peternak. 

Maka ketiga aspek ini saling terhubung satu sama lain. Breeding tanpa adanya feeding dan management yang baik tidak akan melahirkan genetik yang unggul. Pun jika feeding tanpa adanya breeding yang baik, maka pakan berkualitas apapun tidak begitu berfungsi jika tidak memiliki potensi genetik yang bagus. Juga jika management bagus namun feeding dan brrding kurang bagus hanya menyisakan pengelolaan dengan biaya besar tanpa produktivitas yang optimal.

Segitiga emas peternakan adalah konsep yang wajib dipahami oleh semua peternak. Ketiga aspek ini bekerja sebagai satu kesatuan yang menentukan produktivitas dan keberhasilan usaha peternakan. Breeding membangun fondasi genetik unggul; feeding menyediakan nutrisi untuk mewujudkan potensi tersebut; dan management memastikan seluruh proses berjalan efisien, bersih, dan terkontrol.

Dengan menerapkan ketiga pilar ini secara konsisten, peternak dapat meningkatkan hasil produksi, menekan biaya operasional, dan menciptakan usaha peternakan yang berkelanjutan. 

Kreator : Kakang Agung Gumelar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *