Peternakan kini menjadi sektor yang mulai eksis di masyarakat. Banyak orang yang mulai tertarik untuk beternak baik untuk pilihan usaha utama maupun sampingan.
Hal tersebut tentu tidak terlepas dari peluang pasarnya yang begitu luas. Terlebih domba Garut sudah dikenal sebagai salh satu ternak dengan berbagai keunggulan baik dari segi fisiknya yang besar dan gagah juga dari dagingnya yang lezat serta rendah lemak.
Lalu jika ingin memulai usaha peternakan domba, maka hal-hal mendasar berikut bisa dilakukan.
1. Cari Bibit Domba Garut dengan Kualitas Terbaik
Hal pertama yang bisa dilakukan adalah dengan memilih bibit domba Garut yang berkualitas baik. Sebab jika kita memilih bibit yang baik maka akan menghasilkan keturunan yang baik pula.
Kualitas yang baik bisa dilihat dari segi fisik tidak ada yang cacat, aktif dan tidak ada penyakit yang diderita, serta berasal dari induk yang unggul.
Untuk banyaknya domba yang harus dipersiapkan, jika untuk pembibitan bisa dengan 1 domba pejantan dan 5 domba betina, atau 1 domba pejantan dengan 10 domba betina.
Dalam pemilihannya bisa dari jenis yang sama ataupun lintas jenis. Tentu semua dikembalikan pada kebutuhan dan tujuan kita.
2. Siapkan Kandang Sesuai Kebutuhan
Kandang merupakan hal penting yang harus disiapkan. Sebab disinilah semua proses akan dimulai dan berjalan. Penataan kandangan yang baik serta lingkungan yang sesuai, bisa mempengaruhi keberhasilan ternak.
Kandang tidak harus selalu besar dan bisa disesuaikan dengan kondisi. Namun hal yang paling penting adalah kandangan harus sesuai dengan kebutuhan hewan agar bisa menghasilkan domba yang sehat dan berkualitas.
Beberapa hal yang harus diperhatikan dari kandangan adalah harus memiliki sirkulasi dan ventilasi udara yang baik. Caranya bisa dengan mengatur dinding kandang agar terbuka sebagian.
Hal lain yang harus diperhatikan adalah posisi kandang, dimana kandang yang baik adalah yang menghadap ke timur, tempat terbitnya sinar matahari. Harapannya, sinar matahari pagi dapat mencahayai ruang di dalam kandang secara optimal serta memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan ternak.
Juga kondisi lantai kandang harus nyaman untuk domba berdiri maupun berbaring. Lantai kandang sebaiknya dibuat rata, tidak licin, tidak ada yang tajam, juga dengan suhu yang stabil. Selain itu penting untuk memperhatikan juga kemiringan kandang agar limbah ternak bisa mengalir lancar ke tempat pengolahan limbah.
3. Siapkan Pakan Yang Berperan Penting dalam Tumbuh Kembang
Untuk memulai ternak domba Garut, maka harus memahami pakan atau makanan yang akan dikonsumsi oleh domba.
Pakan berperan penting dalam proses produktivitas ternak. Untuk domba Garut jenis pakan yang dibutuhkan adalah:
Pakan hijauan yang mengandung serat tinggi, contohnya seperti rumput odot dan rumput gajah. Selain itu harus menyiapkan makanan tambahan konsentrat, molases serta probiotik yang akan membantu menghasilkan kualitas domba Garut yang baik.
Untuk pakan bisa diberikan secara teratur sebanyak 2 hingga 3 kali sehari. Dalam pemberian pakan harus memperhatikan usia serta ukuran domba. Kebutuhan domba yang masih kecil tentu saja berbeda dengan domba dewasa.
4. Pemberian Obat dan Vaksin Agar Domba Sehat
Salah satu tantangan dalam dunia peternakan adalah adanya penyakit menular yang apabila tidak di cegah sedari dini akan membuat ternak mati, sehingga para peternak mengalami kerugian.
Untuk mencegah terjangkitnya penyakit menular maka domba harus mengkonsumsi obat dan vaksin secara teratur.
Contohnya adalah pemberian obat cacing yang rutin pada domba setiap 2 hingga 3 bulan satu kali, pemberian vaksinasi enterotoxemia dan PPR.
Selain itu vaksin dan obat ini juga berfungsi untuk mengoptimalkan pertumbuhan domba, Menjaga kekebalan tubuh pada domba, serta mengurangi resiko kerugian ekonomi pada peternak.
5. Bersungguh-sungguh Menjaga dan Merawat
Untuk memulai ternak domba Garut, tidak harus langsung dengan modal atau domba yang banyak. Bisa mulai dari dari skala kecil namun kita sungguh-sungguh dalam merawatnya. Fokus pada perawatan, memanage domba dan mempelajari lebih dalam agar kita bisa menguasai mengenai peternakan domba ini.
Selain itu kita juga bisa menambah wawasan ilmu dengan mengikuti berbagai pelatihan, berdiskusi dengan yang lebih berpengalaman, mengunjungi peternak lain dan melakukan riset-riset ilmiah. Sehingga kita bisa mengoptimalkan ternak yang kita miliki.
Demikian beberapa hal yang bisa diperhatikan saat hendak memulai beternak bagi pemula. Yang paling penting adalah jangan takut memulai dan terus belajar.
Kreator : Kakang Agung Gumelar