Domba Garut Termasuk Ternak Ruminansia, Lalu Apakah Ternak Ruminansia Itu ?

Saat kita membahas tentang Domba Garut, kita sering menyebutnya sebagai salah satu bagian dari ternak ruminansia. Namun, apakah kamu sudah mengenal apa itu ternak ruminansia ? 

Kata Ruminansia sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu kata ruminare yang berarti memamah kembali atau lazim disebut hewan memamah-biak. Jika diartikan secara bebas maka ternak ruminansia adalah kelompok mamalia pemakan tumbuhan yang mengunyah makanannya dua kali.

Jika kita perhatikan Kuda, sapi atau kambing dari dekat kita pasti akan melihat hewan-hewan tersebut terus mengunyah meskipun tidak ada makanan di mulutnya. Proses mengunyah yang mereka lakukan itu adalah salah satu ciri dari ternak ruminansia. 

Hewan-hewan yang termasuk pada ternak ruminansia memiliki sistem pencernaan khusus yang lebih kompleks dibandingkan dengan hewan lainnya, sehingga makanan yang dikonsumsinya mengalami dua kali proses pencernaan.

ciri khusus dari hewan ini adalah memiliki lambung majemuk yang terdiri atas empat kompartemen, yaitu rumen, retikulum, omasum, dan abomasum.

Ketika hewan ternak ruminansia memakan rumput atau daun, mereka akan mengunyahnya secara kasar dengan bantuan air liur. Kemudian rumput tersebut ditelan, dimasukan kedalam reticulum untuk yang sudah cair dan akan masuk ke rumen untuk makanan yang masih padat.

Dari rumen dan retikulum makanan diteruskan ke omasum dan abomasum untuk kemudian diserap nutrisinya oleh tubuh.

Di dalam rumen terjadi proses fermentasi makanan yang kemudian akan dibentuk menjadi bola yang disebut dengan cud. Cud ini kemudian akan dimuntahkan oleh hewan untuk kemudian dimakan dan dikunyah  kembali oleh hingga bisa diserap nutrisinya , namun jika masih keras maka makanan akan dimasukan kembali kedalam sekum untuk dicerna ulang. 

Kehadiran ternak ruminansia begitu penting dalam rantai makanan sebab mereka dapat mengubah sumber hijauan yang tidak dapat dimakan menjadi sumber protein berkualitas tinggi, seperti daging dan susu.

Ternak Ruminansia jika dilihat dari bentuknya dibagi menjadi dua. Ada Ternak ruminansia besar dan ruminansia kecil. 

Ternak Ruminansia besar ada banyak. Ada yang termasuk kedalam ternak ada juga yang tidak seperti jerapah, bison, kijang, dan lain sebagainya. Sedangkan yang termasuk kedalam ternak seperti sapi. 

Sapi merupakan salah satu contoh hewan yang termasuk kedalam ternak ruminansia yang paling umum ditemui. Sapi sering sekali terlihat mengunyah meski tidak ada makanan di mulutnya, padahal sapi sedang memproses makanannya sehingga bisa menghasilkan susu yang segar dan daging yang lezat. 

Selain sapi juga ada kerbau merupakan salah satu hewan yang masuk kedalam jenis ternak ruminansia yang memiliki ragam manfaat. Selain daging dan susunya yang bisa dikonsumsi, kerbau juga bisa menyumbang peran sebagai tenaga kerja yang biasanya digunakan oleh petani di sawah baik untuk membajak sawah maupun menarik alat berat. 

Sedangkan yang termasuk pada ternak Ruminansia Kecil adalah domba dan kambing. Dimana keduanya biasanya dimanfaatkan untuk daging, susu hingga bulu atau kulitnya. 

Itulah beberapa hal mengenai ternak ruminansia. Pada dasarnya hewan-hewan yang termasuk pada ternak ruminansia ini memiliki ciri khas pada proses pencernaannya. Proses tersebut bukan tanpa alasan dan sia-sia, melainkan bisa menghasilkan susu dan daging berkualitas yang juga bisa kita nikmati.

Kreator : Kakang Agung Gumelar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *