Domba Garut merupakan salah satu kekayaan budaya dan sumber daya genetik asli Indonesia yang sudah diakui keunikannya. Jenis domba ini dikenal sebagai simbol ketangguhan dan keindahan karena bentuk tubuhnya yang gagah, bulu yang lebat, serta tanduk melingkar yang menjadi ciri khas utamanya.
Salah satu Ciri khas yang dimiliki oleh domba Garut adalah bentuk kepalanya. Diana setiap ciri memiliki istilah-istilahnya tersendiri yang dikenal di masyarakat. Istilah-istilah ini bukan sekadar sebutan, melainkan refleksi dari pengamatan turun-temurun yang menggambarkan detail fisik domba secara mendalam.
Istilah-istilah yang digunakan bukan sekedar nama namun juga bisa membedakan setiap karakter pada domba Garut. Masing-masing memiliki ciri khas unik dan menjadi bahan pertimbangan penting dalam penilaian kualitas maupun keindahan domba Garut. Istilah-istilah inipun lahir dekat dengan kehidupan masyarakat sunda yang dianaloikan dengan benda, hewan ataupun sifat tertentu.
Terdapat 4 istilah yang digunakan untuk menjelaskan profil kepala pada domba Garut. Istilah-istilah tersebut adalah :
1. Kepala Nyatria
Sebutan nyatria digunakan untuk bentuk kepala domba garut yang melengkung. Nyatria juga bisa diidentikkan dengan kesatria yang bisa diartikan dengan postur yang gagah dan berwibawa.
Kepala nyatria sering dianggap sebagai simbol domba yang “ideal”. Maka Tidak heran jika domba dengan kepala model ini kerap menjadi favorit dalam kontes kecantikan atau keindahan domba Garut. Dalam adu domba pun, tipe nyatria dipandang punya daya tarik lebih.
2. Kepala Nyurucut
Nyurucut adalah bentuk kepala domba yang panjang dan kecil. Kata nyurucut berasal dari bahasa Sunda yang berarti meruncing atau mengerucut ke depan. Kepala domba Garut tipe ini memiliki bentuk yang relatif lebih kecil, memanjang, dan runcing.
Meskipun tidak dianggap seideal kepala nyatria, tipe nyurucut memiliki penggemar tersendiri. Biasanya domba dengan kepala ini lebih gesit, lincah, dan cepat dalam bergerak, sehingga cocok dalam adu ketangkasan.
3. Kepala Ngabalok
Bentuk kepala ngabalok pada domba Garut adalah besar dan datar. Kata balok bisa juga diartikan seperti potongan kayu persegi panjang yang tebal. Kepala ngabalok pada domba Garut menggambarkan bentuk kepala yang cenderung besar, tebal, dan kokoh seperti balok.
Domba dengan kepala ngabalok sering dianggap melambangkan kekokohan dan ketahanan yang kuat. Domba dengan kepala ini cocok untuk pertarungan yang mengandalkan kekuatan fisik.
4. Ngabangus Kuda
Profil kuda dengan istilah kepala Ngabangus kuda yaitu bagian mulut besar dan lebar dengan bibir tebal, hidung besar dengan lubang hidung lebar mirip kuda. Domba Garut dengan tipe kepala ini sering diasosiasikan juga dengan kekuatan fisik. Dalam adu domba, kepala ngabangus kuda dipercaya mampu memberikan hantaman yang keras ketika bertarung.
Walaupun sudah di kelompokan dengan sebutan istilah-istilah seperti diatas (seperti nyatria, ngabangus kuda, ngabalok, dan nyurucut) pada kenyataannya untuk mengetahui profil domba tetap saja tidak mudah. Diperlukan pengalaman dan pemahaman mengenai fisik domba secara mendalam dan menyeluruh.
Selain itu kondisi fisik domba Garut tidak selalu sama atau persis satu sama lain. Bahkan banyak diantara domba Garut yang memiliki lebih dari satu ciri.
Kreator : Kakang Agung Gumelar