Bisnis menjadi bagian tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia, begitu juga dengan pertanian yang sudah begutu lekat dengan masyarakat Indonesia. Menggabungkan antara bisnis dan pertanian merupakan salah satu cara terbaik yang bisa menguntungkan.
Perpaduan antara bisnis dan pertanian dikenal dengan agribisnis. Agribisnis sendiri berasal dari perpaduan dua kata, yakni agrikultur (pertanian) dan bisnis
1. Menjual Sayur Organik
Sayur Organik merupakan sayuran yang ditanam tanpa tambahan zat kimia , baik dalam proses pemupukan maupun proses penyemprotan hama.
Kesadaran masyarakat akan kualitas sayur tanpa zat kimia semakin meningkat, sehingga sayur organik bisa menjadi pilihan utama untuk dipasarkan.
Untuk memulai menjual sayur organik bisa memilih komoditas-komoditas sering dikonsumsi oleh masyarakat. Selain itu bisa juga dengan mengemasnya semenarik dan seaman mungkin sehingga bisa menarik konsumen untuk membeli.
Saat ini banyak yang menjual sayur organik dengan tema serba Rp5000, dengan sayuran yang sudah dikemas rapih. Bahkan banyak juga yang menjual paketan bahan-bahan untuk menu tertentu, lengkap dengan bumbu dan cara mengolahnya. Kita bisa menjual sayur organik baik di sebuah toko, atau bisa juga memanfaatkan event seperti car free day atau pasar kaget dan memaksimalkan marketing secara online.
2. Rempah-rempah
Indonesia memiliki rempah-rempah yang beragam hingga dikenal sebagai surga rempah dunia. Berbagai rempah mulai dari cengkeh, pala, kayu manis, kunyit, jahe dan masih banyak lagi tumbuh subur di tanah Indonesia.
Potensi rempah-rempah yang ada di Indonesia tentu menjadi modal apabila ingin dikembangkan dengan maksimal. Dari sisi bisnis pertanian, rempah-rempah memiliki nilai ekonomi tinggi karena tidak hanya digunakan sebagai bumbu masakan, tetapi juga sebagai bahan baku obat tradisional, kosmetik, hingga industri farmasi.
Keunggulan budidaya rempah terletak pada daya simpannya yang relatif lebih lama dibandingkan sayuran segar.Dengan pengolahan yang baik, rempah-rempah dapat dipasarkan dalam bentuk segar, kering, bubuk, maupun ekstrak.
Bahkan belakangan minuman rempah mulai digemari oleh masyarakat, hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya penjual minuman rempah di berbagai daerah.
3. Tanaman Hias
Tanaman hias merupakan salah satu ide bisnis yang bisa dioptimalkan dan banyak diminati oleh masyarakat. Pemilihan tanaman hias ini berfungsi sebagai estetika dan kenyamanan lingkungan.
Banyak orang yang sudah mulai menjadikan tanaman hias bagian dari gaya hidup, hingga hobi yang tidak jarang mau mengeluarkan uang yang tidak sedikit. Jenis tanaman seperti monstera, aglaonema, adenium, hingga bonsai bahkan dihargai jutaan rupiah per pot.
Dari sudut pandang ilmiah, tanaman hias juga bermanfaat sebagai penyerap polutan udara, penghasil oksigen, serta penyejuk psikologis. Bisnis ini relatif fleksibel karena bisa dijalankan dalam skala kecil hingga besar. Selain itu perawatan tanaman hias juga cukup mudah dan tidak cepat layu jika dirawat dengan baik.
4. Bibit Tanaman
Bibit tanaman adalah pondasi penting yang menentukan produktivitas dan kualitas hasil panen. Jenis bibit yang berkualitas tinggi biasanya memiliki daya tumbuh yang lebih baik, tahan terhadap hama penyakit, serta beradaptasi dengan kondisi lingkungan.
Banyaknya masyarakat yang mulai tertarik dengan pertanian membuat bibit banyak digemari. Bibit yang dijual bisa berupa biji, stek, kultur jaringan, hingga bibit siap tanam dalam polybag. Bisnis bibit tanaman kini semakin menjamur, bahkan banyak yang menjualnya secara online.
Selain untuk kebutuhan pertanian, banyak juga yang menjual bibit tanaman sebagai souvenir baik untuk acara pernikahan, syukuran dan lain sebagainya. Biasanya bibit ini dikemas dengan lebih unik dan menarik sehingga layak dijadikan souvenir.
5. Distributor Sayur dari Petani Ke Pasar
Rantai distribusi sayur merupakan aspek vital dalam pertanian karena menjadi penghubung antara petani dan konsumen. Banyak petani mengalami kesulitan menjual hasil panen langsung ke pasar karena keterbatasan transportasi, akses, maupun jaringan dagang. Di sinilah peran distributor sayur sangat penting.
Distributor berfungsi mengumpulkan hasil panen dari petani, menyortir, mengemas, hingga mendistribusikannya ke pasar tradisional, swalayan, restoran, atau hotel.
Keberadaan distributor begitu penting untuk para petani, sebab petani bisa lebih fokus pada budidaya. Selain keuntungan bagi petani, konsumen juga bisa mendapatkan sayuran dengan mudah.
Saat ini banyak juga distributor yang memanfaatkan platform digital dan e-commerce untuk menjual hasil-hasil pertanian. Sistem ini bukan hanya menguntungkan petani, tetapi juga mengurangi rantai distribusi yang terlalu panjang sehingga harga lebih stabil.
6. Menjual Obat-obat dan Pupuk Tanaman
Obat-obatan dan pupuk tanaman adalah kebutuhan rutin yang tidak bisa dilepaskan dari dunia pertanian. Pupuk berfungsi memberikan nutrisi bagi pertumbuhan tanaman, sementara obat-obatan digunakan untuk mencegah atau mengatasi serangan hama dan penyakit. Permintaan terhadap kedua produk ini selalu tinggi, baik di kalangan petani skala besar maupun penghobi tanaman di perkotaan.
Menjual obat-obat dan pupuk tentu akan menguntungkan, karena para petani pasti membelinya secara berkala karena kebutuhannya untuk menjaga hasil pertanian yang berkualitas. Jenis pupuk pun sangat beragam, mulai dari pupuk organik, anorganik, hingga pupuk cair yang praktis digunakan. Dengan dukungan edukasi yang tepat tentang penggunaan pupuk dan obat yang aman, bisnis ini juga berkontribusi pada keberlanjutan pertanian.
7. Menjual atau Menyewakan Alat Pertanian
Alat-alat pertanian begitu penting bagi para petani sebab hal tersebut bisa menunjang kualitas tanaman. Mulai dari cangkul, mesin pompa air, traktor, hingga drone penyemprot pestisida, semua menjadi kebutuhan penting. Maka kita bisa menyediakan alat-alat tersebut untuk dijual. Namun, untuk beberapa peralatan tani dengan harga yang mahal, banyak petani yang memiliki keterbatasan untuk mengaksesnya sehingga kita juga bisa menawarkan sistem sewa alat pertanian.
8. Agro Wisata
Agro wisata adalah konsep yang menggabungkan sektor pertanian dengan pariwisata. Bentuknya adalah kita menjadikan tempat budi daya tanaman menjadi area yang bisa dikunjungi oleh umum.
Yang ditawarkan dari agrowisata adalah pengunjung tidak hanya datang untuk rekreasi, tetapi juga mendapatkan pengalaman edukatif terkait proses pertanian. Contohnya, wisata petik buah langsung di kebun, belajar hidroponik, atau mengenal hewan ternak lokal seperti domba Garut.
Dari sisi ekonomi, agro wisata memberikan nilai tambah bagi petani karena tidak hanya menjual produk hasil panen, tetapi juga menjual pengalaman. Bisnis ini semakin digemari oleh masyarakat, selain untuk berwisata juga bisa mendapatkan ilmu. Terlebih jika kita mengemas agrowisata dengan mengikuti trend kekinian, dengan landscape yang menarik dan unik, terdapat spot foto, dan berbagai pelayanan lain yang bisa mengundang lebih banyak pengunjung.
Itulah beberapa ide bisnis yang bisa dicoba dan dikembangkan dalam dunia pertanian. Bisnis dan pertanian adalah dua hal yang menjanjikan jika kita bisa mengelolanya dengan tepat.
Kreator : Kakang Agung Gumelar