Kangkung merupakan salah satu sayuran favorit masyarakat Indonesia. Ketersediaannya mudah, harganya terjangkau, dan cara mengolahnya pun praktis.
Selain itu Kandungan gizi pada kangkung juga berlimpah. Membawa berbagai manfaat bagi yang mengkonsumsinya. Terdapat vitamin C, vitamin E, Vitamin A, karbohidrat, protein, lemak, serat, asam amino, mineral, besi hingga magnesium.
Banyak orang yang tertarik untuk membudidayakan kangkung, karena merupakan salah satu tanaman yang mudah dalam perawatannya namun besar manfaatnya.
Salah satu metode budidayanya adalah dengan menggunakan metode hidroponik. Hidroponik sendiri merupakan salah satu alternatif cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah sebagai media tanamnya.
Secara bahasa, Hidroponik berasal dari kata Hydro (air) dan Ponics (pengerjaan), sehingga hidroponik bisa diartikan bercocok tanam dengan media tanam air.
Banyak orang yang memilih menggunakan hidroponik karena memang tidak membutuhkan tanah sama sekali dalam menumbuhkan tanaman.
Selain itu juga hidroponik tidak membutuhkan lahan yang luas untuk mulai menanam. Hidroponik dapat dikembangkan di lahan sempit atau bahkan di dalam ruangan.
Begitupun dengan kangkung. Kangkung menjadi salah satu tanaman yang bisa menggunakan metode hidroponik atau dengan menggunakan media air.
Kangkung hidroponik mempunyai kualitas hasil yang cenderung lebih baik dari pada tanaman yang ditanam secara konvensional atau menggunakan media tanah. Hal tersebut karena dipengaruhi dari perlakuan yang diberikan, mulai dari pembibitan, perawatan hingga masa panen.
Menanam kangkung dengan cara hidroponik memiliki beberapa keunggulan, diantaranya adalah :
1. Hasil panen akan lebih cepat.
Salah satu keunggulan terbesar dari kangkung hidroponik adalah kecepatannya dalam tumbuh. Jika kangkung darat biasanya dipanen pada umur 25–30 hari, kangkung hidroponik dapat dipanen dalam 20–25 hari dengan hasil yang lebih seragam.
Hal tersebut diantaranya karena nutrisi diberikan langsung ke akar melalui air, sehingga diserap secara efisien dan tanaman tidak lagi berjuang mencari makanan di dalam tanah.
2. Bisa memanfaatkan barang bekas untuk menanam.
Hidroponik tidak membutuhkan biaya yang mahal, bahkan bisa memanfaatkan barang bekas untuk menanamnya. Contohnya bisa menggunakan botol plastik bekas yang ada. Dengan menggunakan barang-barang bekas, selain menguntungkan untuk menanam juga mengurangi permasalahan sampah.
3. Bisa menggunakan lahan yang sempit.
Kangkung hidroponik tidak memerlukan lahan yang luas untuk tumbuh. Dengan menggunakan rak hidroponik ukuran 1 meter pun bisa menghasilkan puluhan rumpun kangkung.Terlebih jika disusun secara vertikal, maka bisa sangat memaksimalkan ruang yang ada.
4. Sangat minim pestisida.
Salah satu tantangan dalam produksi sayuran konvensional adalah penggunaan pestisida yang sulit dihindari. Pada hidroponik, lingkungan yang lebih terkontrol membuat serangan hama lebih sedikit. Bahkan pada sistem tertutup, kangkung dapat dibudidayakan tanpa pestisida sama sekali.
Keunggulan ini sangat penting karena Lebih aman bagi kesehatan, disukai konsumen modern yang peduli produk organik dan menambah nilai jual di pasar premium
5. Lebih bersih dan higienis.
Kangkung hidroponik lebih bersih dan higienis karena tidak bersentuhan dengan tanah. Sehingga tidak kotor saat dipanen; Tidak bercampur antara tanah, pasir, atau lumpur; daun lebih bersih dan tampak segar serta proses pencucian lebih mudah dan cepat.
6. Harga jual lebih tinggi.
Harga dari kangkung hidroponik juga lebih tinggi. Hal tersebut karena beberapa keunggulan yang dimilikinya, contohnya seperti minim bahkan bebas pestisida. Selain itu tanaman hidroponik juga memberi kesan premium. Terlebih jika menggunakan packaging yang menarik.
Kangkung hidroponik menawarkan sejumlah keunggulan. Dengan pertumbuhan cepat, kebersihan terjaga, bebas pestisida, dan hasil panen yang lebih berkualitas, kangkung hidroponik menjadi pilihan cerdas bagi siapa pun yang ingin menanam sayuran sehat di rumah maupun mengembangkan usaha pertanian modern.
Di tengah meningkatnya kebutuhan pangan bersih dan ramah lingkungan, kangkung hidroponik hadir sebagai solusi pertanian yang penuh keunggulan.
Kreator : Kakang Agung Gumelar