Terdapat Keberkahan Dari Memelihara Domba

Dalam sejarah Islam, kambing bukan hewan asing. Bahkan  kambing menjadi bagian tidak terpisahkan dari perjalanan para Nabi.  Rasulullah ﷺ sendiri pernah menggembala kambing di masa mudanya. Selain itu  nabi-nabi sebelum beliau juga dikenal sebagai penggembala. Hal tersebut sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam sebuah hadits : 

“Tidaklah seorang Nabi diutus melainkan ia menggembala kambing. Para sahabat bertanya, apakah engkau juga?”. Beliau menjawab, “iya, dahulu aku menggembala kambing penduduk Makkah dengan upah beberapa qirath.” (HR. Al Bukhari)

Tidaklah Allah memerintahkan Para Nabi tanpa makna, termasuk dalam memelihara atau menggembalakan kambing. Para ulama menafsirkan bahwa menggembala hewan, termasuk kambing, melatih kesabaran, tanggung jawab, dan kepemimpinan. Hal yang kemudian begitu bermanfaat dalam proses setiap Nabi berdakwah dan mengenalkan Tauhid kepada kepada umatNya.

Perintah untuk memelihara kambing juga secara langsung disampaikan oleh Rasulullah SAW. Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW bersabda : 

” Peliharalah (manfaatkan) oleh kalian kambing kerana di dalamnya terdapat barakah”  (HR. Ahmad) 

Hadits di atas mungkin terdengar sederhana. Namun jika ditelaah lebih dalam, pesan Rasulullah ﷺ tentang kambing bukanlah sekadar anjuran beternak biasa. Perintah ini dapat ditinjau dari berbagai aspek dan yang paling utama adalah adanya keberkahan yang akan didapatkan dari memelihara kambing. 

Keberkahan yang didapatkan dari memelihara kambing, menunjukkan bahwa aktivitas memelihara ternak bisa bernilai ibadah di sisi Allah selama kita melakukannya dengan cara yang baik dan diperuntukkan untuk hall-hal baik pula. 

Keberkahan yang dimaksud tidak hanya dalam bentuk keuntungan yang fantastis secara instan, melainkan akan lahirnya kebaikan-kebaikan yang terus bertambah dan membawa manfaat yang luas, baik secara materi maupun non-materi. 

Jika kita melihat dari sisi ketahanan pangan, kambing hadir sebagai pilihan jawaban yang bisa memberikan solusi nyata. Kambing termasuk ternak ruminansia kecil yang adaptif. Ia mampu hidup di berbagai kondisi lingkungan, termasuk daerah kering dan berbukit. Kemampuan adaptasi ini menjadikan kambing penting dalam sistem ketahanan pangan, terutama di negara berkembang.

Selain itu kambing juga bisa melahirkan lebih banyak anak dalam kurun waktu 1 tahun, yang membuat produktivitasnya lebih tinggi. Ini memberi keuntungan biologis yang signifikan dibandingkan beberapa ternak besar lainnya. 

Keberkahan yang bisa didapatkan dari memelihara kambing adalah banyaknya manfaat yang diberikan kambing bagi manusia khususnya. Daging bisa memberikan dagingnya untuk dikonsumsi, susunya untuk diolah, kulitnya dan bulunya yang berguna, hingga kotorannya pun bermanfaat sebagai pupuk organik. Maka dari kambing, semua bagian dari tubuhnya bisa dimanfaatkan tanpa ada yang terbuang.

Dalam masyarakat muslim, kambing sering menjadi aset hidup. Ia mudah diuangkan saat dibutuhkan, misalnya untuk biaya pendidikan, kesehatan, atau keperluan ibadah seperti qurban dan aqiqah. Dari perspektif ekonomi Islam, ini sejalan dengan konsep harta produktif yang tidak hanya disimpan, tetapi terus memberikan manfaat.

Kambing juga berperan besar dalam ibadah. Qurban dan aqiqah adalah ibadah sosial yang melibatkan distribusi daging kepada masyarakat. Dengan memelihara kambing, seorang Muslim tidak hanya mempersiapkan ibadah, tetapi juga berkontribusi pada kesejahteraan sosial.

Lebih dari itu, memelihara kambing juga berdampak pada kesehatan mental. Aktivitas merawat hewan terbukti dalam beberapa studi psikologi dapat mengurangi stres, meningkatkan rasa tanggung jawab, dan memberikan kepuasan emosional. Inilah bentuk barakah yang sering luput dari perhitungan ekonomi.

Itulah beberapa keberkahan yang bisa didapatkan jika memelihara kambing atau domba. Barakah kambing tidak selalu hadir dalam bentuk angka keuntungan besar, tetapi dalam kebermanfaatan yang terus mengalir.

Kreator : Kakang Agung Gumelar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *