Mengajar Ridho Allah Melalui Ridho Orang Tua

Di antara pelajaran hidup paling agung yang diwariskan Allah SWT kepada manusia adalah bahwa keridhaan Allah tidak bisa dipisahkan dari keridhaan kedua orang tua. Sebuah ajaran yang menunjukkan bahwa Allah menunjukkan delegasiNya di dunia melalui kedua orang tua.

Mereka bukan sekedar hadir tanpa alasan, melainkan sebagai bagian dari penyampai kasih yang hadiahkan untuk setiap anak.

Keridhaan Allah SWT merupakan sebuah pencapaian yang setiap hamba inginkan. Sebab sejatinya keridhaan Allah lah yang akan membawa kebahagiaan sejati. Syurga yang Allah janjikan dan wajah Allah yang ingin kita temui, semua bisa didapatkan jika keridhaan Allah didapatkan,

Salah satu cara yang Allah sediakan untuk mengejar ridho-Nya, adalah dengan menari ridho kedua orang tua kita. Sebab, gelombang kebaikan yang turun dari langit akan sulit menyentuh seorang hamba yang meremehkan manusia yang paling berjasa dalam kehidupannya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

وَعَنْ عَبْدِ اَللَّهِ بْنِ عُمَرَ -رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا-, عَنْ اَلنَّبِيِّ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ: – رِضَا اَللَّهِ فِي رِضَا اَلْوَالِدَيْنِ, وَسَخَطُ اَللَّهِ فِي سَخَطِ اَلْوَالِدَيْنِ – أَخْرَجَهُ اَلتِّرْمِذِيُّ, وَصَحَّحَهُ اِبْنُ حِبَّانَ وَالْحَاكِم

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ashr radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Keridhaan Allah tergantung pada ridha orang tua dan murka Allah tergantung pada murka orang tua.” [HR. Tirmidzi}

Hadis ini menjadi penegasan bahwa hubungan seorang anak dengan orang tua bukanlah hubungan biasa. Ada nilai spiritual besar yang mengikatnya: mengabaikan keduanya sama saja menutup pintu kebaikan dari Allah, sementara membahagiakan keduanya bisa membuka pintu-pintu keberkahan yang tidak kita duga.

Inilah pelajaran yang harus terus diajarkan dan harus kita kejar dalam kehidupan kita yang sementara di dunia ini yaitu menggapai ridho Allah dimulai dari memperbaiki hubungan dengan orang tua.

Anak adalah amanah bagi orang tua yang harus dijaga dan dididik sesuai keinginan Allah SWT. Begitupun dengan anak yang mengemban amanah dari Allah untuk memelihara, menghormati dan berbakti kepada kedua orang tuanya. 

Setiap anak harus berusaha mengejar ridho orang tua sebagai cara agar mengejar ridho Allah SWT. 

Keridhoan dari orang tua bisa menghadirkan kejutan-kejutan dalam hidup yang tidak terduga. Keberkahan bisa muncul dari berbagai arah menyelimuti hidup seorang anak yang dipenuhi dengan keridhoan dari ayah dan ibunya. 

Seseorang bisa bekerja keras, berdoa panjang, mencari rezeki siang malam, namun bila hubungannya dengan orang tua retak, keberkahan hidupnya bisa ikut terhalang.

Banyak kisah yang memperlihatkan bagaimana pintu rezeki seseorang terbuka setelah ia memperbaiki hubungan dengan ayah atau ibunya. Sebaliknya, ada pula yang hidupnya menjadi sempit karena ia meremehkan keduanya.

Ridho Allah mengalir melalui ridho mereka, seperti air jernih yang mengalir dari sumber utamanya.

Keridhoan orang tua bisa didapat bukan hanya dengan ibadah-ibadah yang kita lakukan saja, melainkan dengan bagaimana kita bersikap dan memperlakukan orang tua kita. 

Seseorang yang sujudnya khusyuk, tetapi lisannya kasar kepada ibunya, maka ibadahnya belum lengkap.

Seseorang yang dermawan, tetapi merendahkan ayahnya, maka akhlaknya belum sempurna.

Mengajarkan ridho Allah berarti mengajarkan bahwa pintu pertama menuju-Nya ada di rumah kita sendiri, melalui senyum paling ramah, hormat paling agung, suara paling lembut, juga doa dan kebahagiaan yang diperjuangkan untuk ayah dan ibu.

Semoga kita semua bisa menggapai ridho Allah SWT melalui kebahagiaan dan keridhoan kedua orang tua kita. Aamiin

Kreator : Kakang Agung Gumelar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *