Jangan Sampai Banyak Amalan-Amalan Terlewat Padahal Waktu Umroh Amat Singkat

Perjalanan umroh adalah perjalan penuh makna yang begitu dirindukan oleh hampir seluruh orang muslim. Sebab disana ada banyak keutamaan dan jejak-jejak islam yang begitu nyata penuh pelajaran.

Setiap orang yang berangkat menuju haramain, pergi dengan membawa doa, beban hidup, penyesalan, dan keinginan untuk pulang sebagai pribadi yang lebih bersih. Namun kenyataannya, waktu umroh sangat singkat. Beberapa hari di tanah suci terasa begitu cepat berlalu, padahal di sanalah setiap detik memiliki nilai pahala yang berlipat-lipat dibandingkan waktu yang sama di tempat lain.

Dengan waktu yang singkat ini begitu disayangkan apabila kita tidak mengoptimalkan amalan-amalan atau ibadah sunnah lain selain rukun umroh yang telah ditentukan. Sebab disana adalah tempat keajaiban dengan berbagai keuntungan bahkan pahalanya berlipat untuk amalan sunnah sekalipun. 

Ada banyak amalan yang bisa dilakukan diluar rukun umroh oleh para jamaah. Yang tentunya bisa dioptimalkan dengan baik, agar semakin lengkap perjalanan umroh yang sedang dijalani. Beberapa amalan yang bisa diamalkan oleh para jamaah adalah : 

1. Sholat Wajib Tepat Waktu dan Berjamaah  

Saat di tanah air, barangkali banyak kesibukan dan berbagai kondisi yang membuat kita lalai hingga tidak memungkinkan untuk melaksanakan sholat tepat waktu. Maka saat kita berada di tanah suci untuk melaksanakan umroh, upayakan untuk bisa melaksanakan sholat tepat waktu dan berjamaah. 

Terlebih saat disana kita tidak memiliki banyak tugas dan kegiatan duniawi. Kita hanya menunggu waktu dari sholat ke sholat, mengisi waktu dengan ibadah terbaik, terutama melaksanakn sholat wajib tepat waktu dan berjamaah.

Sebagaimana kita ketahui bahwa shalat berjamaah memiliki keutamaan tersendiri hingga memiliki pahala 27 derajat dibandingkan dengan shalat sendirian. 

“Shalat berjamaah lebih utama daripada shalat sendirian dengan 27 derajat.” (HR. Bukhari No. 645)

2. Laksanakan Sholat Sunnah Rawatib

Salah satu amalan sunnah yang bisa dilakukan selama umroh adalah melaksanakan sholat rawatib. Kita bisa memaksimalkan waktu datang ke masjid lebih awal agar bisa melaksanakan seluruh rangkaian dalam sholat terutama bisa melaksanakan sholat rawatib. 

Dalam sebuah hadis dijelaskan tentang apa saja sholat rawatib itu.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ ثَابَرَ عَلَى ثِنْتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً مِنَ السُّنَّةِ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ قَبْلَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَهَا وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْفَجْرِ

“Barangsiapa merutinkan shalat sunnah dua belas rakaat dalam sehari, maka Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di surga. Dua belas rakaat tersebut adalah empat rakaat sebelum Zhuhur, dua rakaat sesudah Zhuhur, dua rakaat sesudah Maghrib, dua rakaat sesudah ‘Isya, dan dua rakaat sebelum Subuh.” (HR. Tirmidzi, no. 414. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)

Maka selama umroh kita bisa mengoptimalkan untuk melaksanakan 12 rakaat sholat rawatib, dimana keutamannya Allah akan bangunkan rumah di syurga. 

3. Mendirikan Sholat di Masjid  Nabawi dan Masjidil Haram

Dua masjid ini merupakan masjid dengan keutamaan yang luar biasa. Banyak sekali orang yang mengupayakan untuk bisa melaksanakan sholat di kedua masjid tersebut. Hal tersebut tentu bukan tanpa alasan, sebab ada balasan pahala serta keutamaan yang tidak dimiliki oleh masjid lainnya. 

Sebagaimana dalams ebuah hadits : 

Diriwayatkan dari Jabir Radhiyallahu Anhu, Rasulullah SAW bersabda:  “Sholat di masjidku (Masjid Nabawi) lebih baik dari 1000 (seribu) kali sholat di masjid lainnya kecuali di Masjidil Haram, Makkah, dan sholat di Masjidil Haram lebih baik dari 100.000 (seratus ribu) sholat di masjid lainnya.” (HR Ibnu Majah, dishahihkan oleh Al-Bani).

4. Perbanyak Dzikir dan Istighfar 

Diantara waktu-waktu luang yang ada saat perjalanan umroh dilaksanakan, kita bisa memperbanyak dzikir dan beristigfar keypad Allah SWT. 

Dzikir merupakan cara kita mengingat-mengingat kebaikan, keagungan, dan kemaha sempurnaan Allah. Dzikir yang bisa kita dawamkan seperti dzikir setelah sholat, dzikir pagi dan petang, juga dzikir harian yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. 

Selain dzikir juga harus memperbanyak istighfar, memohon ampunan kepada Allah SWT atas dosa dan kesalahan yang dilakukan. Baik dosa besar, kecil, disengaja maupun tidak disengaja, semuanya kita minta kepada Allah yang Maha Pengampun.

5. Membacakan shalawat Nabi

Saat umroh perbanyak shalawat keatas Nabi Muhammad SAW. Dimana sejatinya kita sedang menapaki langkah Beliau dalam memperjuangkan agama islam. Banyaklah mengingat Rasulullah SAW dengan bershalawat. 

Setiap jengkal tanah selama umroh ada jejak kebaikan dan perjuangan Rasulullah SAW yang tidak mudah. Saat beliau harus dakwah secara sembunyi-sembunyi, saat beliau harus disakiti oleh bangsanya sendiri, saat beliau harus dimaki, difitnah disakiti fisik dan hatinya hingga harus berhijrah ke Madinah. Semuanya bisa menjadi pengingat agar kita semakin mencintai Rasulullah juga memperbaiki diri mengingat tidak mudahnya Rasulullah membangun islam hingga kemudahannya bisa kita rasakan hingga sekarang. 

Selain itu, bershalawatlah untuk setiap rindu yang kita miliki kepada Rasulullah SAW. Berharaplah agar sholawat yang dibacakan bisa membawa kita berjumpa dengan wajah Rasulullah SAW. 

6. Memperbanyak Sedekah

Sedekah saat umroh menjadi keutamaan tersendiri. Disana tida semua orang adalah yang datang dengan segala keberlimpahan. Banyak juga orang-orang yang berkekurangan sehingga bisa menjadi ladang pahala bagi sebagian yang lain. 

Maka, kita bisa memperbanyak sedekah untuk melengkapi amal-amal kita. Terlebih jika kita bisa menunaikan sedekah jariyah yang nilai pahalanya bisa terus mengalir meski kita telah tiada. 

7. Membaca Al-Qur’an

Banyak jamaah membawa mushaf, tapi tidak membacanya sebanyak yang seharusnya.

Padahal di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, setiap ayat memiliki nilai pahala berlipat.

Kita bisa memperbanyak membaca Al-Qur’an diantara waktu-waktu menjelang sholat atau sesudah sholat. Jadikan target pribadi agar setidaknya bisa membaca satu juz dalam sehari, agar semakin semangat untuk membacanya.

8. Perbanyak Berdoa di Waktu dan Tempat Mustajab

Banyak sekali waktu dan tempat yang mustajab saat umroh. Jangan sampai karena kurangnya ilmu yang kita miliki, membuat kita tidak memaksimalkannya dengan baik. 

Seperti diijabahnya doa saat sedang turun hujan, antara adzan dan iqomah, di waktu sepertiga malam dan waktu-waktu lainnya. 

Juga ada begitu banyak  tempat dimana doa tidak tertolak. Seperti di raudhah juga multazam yang bisa kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya. 

9. Melaksanakan Sholat Malam

Sholat malam menjadi amalan yang sudah sepatutnya kita tunaikan. Memohon ampunan, meminta segala yang kita inginkan baik perkara dunia maupun akhirat. Bayangkan pada saat malam itu kita berada ditempat yang mulia, berada di rumah Allah dan Allah sendiri turun ke langit dunia. 

Maka jangan sampai terlewat untuk melaksanakan sholat malam dan bermunajat di bawah langit Makkah dan Madinah yang diberkahi.

10. Perbanyak Sholat Sunnah 

Ada banyak sholat sunnah yang bisa kita laksanakan. Mulai dari sholat dhuha, shalat syukrul wudhu, tahiyatul masjid, sholat taubat hingga sholat hajat. Semua itu bisa kita laksanakan di dua masjid terbaik yang memiliki banyak keutamaan. 

Itulah beberapa amalan yang bisa dihidupkan selama umroh. Jangan sampai saat kita disana terlena dengan hal-hal duniawi yang merusak niat ibadah kita. 

Selain itu, perbanyak bekal ilmu sebelum kesana. Perbanyak pengetahuan tentang dzikir, doa dan amalan yang bisa kita tunaikan disana. Jangan sampai karena ketidaktahuan kita, banyak amalan yang seharusnya dilaksanakan terlewat begitu saja padahal waktu umroh begitu singkat.

Kreator : Kakang Agung Gumelar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *