Pemberian pakan yang baik bagi hewan ternak khususnya domba Garut adalah hal yang penting. Nutrisi yang lengkap harus terpenuhi baik untuk domba Garut yang bertujuan tujuan penggemukan, pembibitan, hingga persiapan kontes.
Pola makan yang teratur, sesuai kebutuhan nutrisi, serta disesuaikan dengan aktivitas ternak tentu akan berdampak langsung pada pertumbuhan, kesehatan, reproduksi, dan performa fisik domba.
Sayangnya masih banyak peternak yang memberi makan kepada hewan ternak seperti domba Garut secara asal, dilakukan kapan saja tanpa memperhatikan waktunya. Padahal, domba Garut membutuhkan jadwal pemberian pakan yang teratur agar sistem pencernaannya bekerja maksimal. Keteraturan ini juga membuat proses produksi energi menjadi lebih stabil, mengurangi stres pencernaan, dan meningkatkan efisiensi pakan.
Namun, sebelum menentukan jadwal, ada beberapa prinsip dasar yang perlu dipahami:
1. Pakan Hijauan tetap menjadi Pilihan Utama
Domba Garut memerlukan serat yang cukup agar sistem ruminansianya berfungsi baik. Maka pakan hijauan masih menjadi pilihan utama dalam pemberian pakan seperti Rumput, leguminosa, daun-daunan, serta rangkaian hijauan lainnya penting diberikan setiap hari.
2. Konsentrat diberikan untuk meningkatkan pertumbuhan
Penambahan konsentrat diperlukan untuk meningkatkan pertumbuhan atau penggemukan serta untuk persiapan kontes. Contoh konsentrat untuk domba Garut mencakup: dedak, jagung giling, bungkil kedelai, ampas tahu, dan pakan ransum buatan.
3. Air minum tidak boleh dibatasi
Selalu sediakan air minum yang bersih untuk hewan ternak. Sebab air bisa mempengaruhi pencernaan, metabolisme, produksi susu (untuk indukan), dan suhu tubuh.
4. Jadwal harus konsisten
Jadwal pemberian pakan kepada Domba Garut harus dipastikan konsisten, Sebab perubahan jam makan yang sering dapat menyebabkan stres dan menurunkan efisiensi pakan. Bahkan membuat hewan seperti domba Garut mogok makan.
Secara umum, jadwal pemberian pakan ideal untuk domba garut dapat dibagi menjadi tiga kali pemberian pakan, yaitu pagi, siang, dan sore. Namun komposisinya perlu disesuaikan dengan tujuan pemeliharaannya.
1. Pagi Hari (07.00 – 09.00): Pemberian Hijauan Utama
Pagi adalah waktu terbaik untuk memberikan hijauan segar. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan energi dasar untuk beraktivitas serta memberikan serat untuk domba Garut. Domba biasanya memiliki nafsu makan tinggi setelah malam hari beristirahat. Pakan yang bisa diberikan adalah rumput gajah, rumput dot, leguminosa daun gamal, turi, lamtoro).
2. Siang Hari (12.00 – 14.00): Pakan Tambahan atau Konsentrat
Siang hari adalah waktu terbaik untuk memberikan pakan berkualitas tinggi. Tambahan ini untuk memenuhi kebutuhan domba Garut akan Sumber protein & energi tambahan.
Jenis pakan konsentrat yang cocok untuk domba garut adalah dedak halus, jagung giling, ampas tahu fermentasi maupun pelet khusus domba.
3. Sore Hari (16.00 – 18.00): Pakan Hijauan Tambahan
Waktu sore digunakan untuk menutup kebutuhan harian domba dan memastikan domba kenyang sekaligus menjaga rumen tetap aktif dan terhidrasi di malam hari. Jenis hijauan sore: Rumput gajah atau odot, daun kacang-kacangan (lebih sedikit dibanding pagi) dan juga Silase (jika tersedia). Hijauan sore biasanya sedikit lebih banyak dari siang, tetapi tetap lebih ringan dari hijauan pagi.
Jadwal pemberian pakan yang teratur bukan hanya membuat domba Garut cepat gemuk, tetapi juga menjaga kesehatannya secara keseluruhan. Kombinasi antara hijauan pada pagi dan sore, serta konsentrat pada siang hari adalah pola paling ideal untuk mendukung performa terbaik domba, baik untuk pembesaran, pembibitan, maupun persiapan kontes.
Dengan menerapkan jadwal yang konsisten, komposisi pakan yang tepat, serta memperhatikan kebutuhan spesifik setiap kelompok domba, peternak dapat meningkatkan efisiensi, menekan biaya, dan menghasilkan ternak yang unggul.
Kreator : Kakang Agung Gumelarظ