Tangisan Orang Tua Yang Terluka Bisa Membawa Duka Pada Hidup Kita

Dalam kehidupan dunia ini, tidak ada hubungan yang lebih kuat, lebih dekat, dan lebih penuh makna daripada hubungan antara anak dan orang tua. Dimana Allah SWT telah mengamanahkan setiap anak kepada orang tuanya untuk ditemani dan dijaga serta dididik sesuai dengan keinginan Allah SWT. 

Namun dalam perjalanannya banyak sekali kejadian yang bisa menimbulkan goresan-goresan yang mewarnai hubungan antara anak dan orang tua. Hingga bisa disadari ataupun tidak disadari kita sebagai anak membuat orangtua menangis karena luka yang kita berikan.

Dalam islam diajarkan bahwa keridhaan dan doa orang tua adalah kunci kebahagiaan bagi setiap anak, sementara luka dan tangisan mereka dapat membawa kesulitan dalam hidup anaknya.

Pernyataan ini bukan sekadar nasihat lama, tetapi cermin dari realitas bahwa hubungan  antara anak dan orang tua memiliki konsekuensi besar terhadap perjalanan hidup seseorang.

Artinya, keberkahan hidup sangat erat hubungannya dengan keridhaan orang tua. Ketika orang tua terluka, kecewa, atau menangis karena ulah anaknya, maka bisa saja pintu rezeki terasa semakin sempit, urusan terasa sulit, masalah datang bertubi-tubi hingga hidup terasa tidak tenang.

Hal tersebut bukan dikarenakan orang tua kita yang mendoakan buruk dan mengamini agar kondisi kita seperti itu, melainkan bisa saja suara hati mereka yang terluka menjadi doa yang tidak disengaja. 

Membuat orang tua menangis dan menyakiti hati orang tua termasuk kedalam durhaka. ’Abdullah bin ’Umar radhiyallahu ’anhuma berkata,

إِبْكَاءُ الوَالِدَيْنِ مِنَ العُقُوْقِ

”Membuat orang tua menangis termasuk bentuk durhaka pada orang tua.” (Birr Al-Walidain, hlm. 8, Ibnul Jauziy)

Kita harus menyadari bahwa orang tua memang bukan orang yang sempurna, namun kasih sayang mereka kepada kita akan selalu sempurna. Hanya saja kita mungkin tidak bisa menerima dan mengartikan setiap pengorbanan mereka dengan hati yang lapang. 

Saat kita merasa kecewa kepada orang tua, maka ingatlah bahwa Ibu kita adalah orang yang telah mempertaruhkan hidup dan mati demi memberikan kehidupan untuk kita. Dan itu adalah satu-satunya hal yang seumur hidup tidak pernah bisa kita balas. 

Maka, sudah sepatutnya kita segera kembali kepada kedua orang tua. Berikan maaf paling tulus agar kehidupan kita tak lagi muram. Sebab jalan-jalan kebaikan dan kebahagiaan baik didunia maupun diakhirat bisa dibuka oleh kunci keridhaan orang tua kita. 

Kreator : Kakang Agung Gumelar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *