Secara genetik, sudah kita ketahui bahwa Domba Garut tidak muncul begitu saja. Melainkan hasil persilangan dengan domba-domba lintas negara yang kemudian menghasilkan karakteristik baru seperti yang kita ketahui saat ini.
Domba Garut yang dikenal karena Postur gagah, tanduk unik melingkar, tubuh besar, daging berkualitas tinggi serta kemampuan adaptasi yang tinggi menjadikannya sebagai ternak kebanggaan masyarakat Jawa Barat tidak terlepas dari sumbangsih domba yang disilangkannya.
Salah satu domba yang disilangkan dengan domba lokal adalah domba Merino, ras domba legendaris asal Spanyol yang terkenal di seluruh dunia. Domba ini memiliki kemampuan adaptasi yang baik dengan berbagai iklim, sehingga tak heran jika persebarannya sangat luas.
Domba Merino merupakan domba yang berasal dari Spanyol, kemudian mengalami penyebaran ke berbagai negara hingga ke Indonesia. Domba Merino dikenal karena bulunya yang begitu lembut dan lebat. Bahkan domba Merino asli memiliki bulu tebal dan lembut hingga ke wajahnya.
Domba Merino dapat menghasilkan woll dengan kualitas terbaik yang bahkan di Eropa begitu digemari. Selain itu ciri dari domba Merino adalah memiliki tanduk bagi domba jantan, namun domba betina tidak memiliki tanduk.
Selain itu, domba merino juga menjadi sumber daging yang baik. Satu ekor domba Merino bahkan bisa menghasilkan daging antara 20-22 kg.
Domba Merino ini menjadi salah satu domba yang disilangkan dengan domba Kaapstad dan juga domba lokal yang ada di daerah Garut sehingga lahirlah domba Garut.
Proses persilangan ini diawali dengan aktivitas impor yang dilakukan oleh Kolonial Belanda. Mereka mendatangkan domba Merino dari peternakan Australia. Domba-domba ini mulai masuk ke Hindia-Belanda yang juga sampai ke daerah priangan.
Penanggung Jawab terhadap domba-domba impor yang masuk ke daerah Priangan adalah KF Holle. Pada Tahun 1869, domba-domba itu disebarkan ke peternak-peternak di Sumedang, Bandung, dan Garut.
Penyebaran ini membuat terjadinya perkawinan silang antara domba Merino dengan domba-domba lokal yang ada di Garut. Hasil dari persilangan-persilangan itu kemudian menghasilkan domba-domba dengan kualitas unggul seperti domba Garut yang kita kenal kini.
Itulah Domba Merino yang menjadi salah satu bagian dari lahirnya domba Garut dengan kualitas terbaik. Berbagai karakteristik dari domba Merino diturunkan kepada domba Garut seperti dagingnya yang berkualitas, bulunya lembut serta tanduk yang hanya dimiliki oleh jantan sedangkan untuk betina tidak bertanduk.
Kreator ; Kakang Agung Gumelar