Berkembangbiak dengan Cepat dan Anak Lebih Dari Satu Membuat Domba Menjadi Komoditas Unggulan Dalam Dunia Peternakan

Dalam dunia peternakan, domba menjadi salah satu hewan ruminansia kecil yang memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan pangan dan ekonomi masyarakat. Domba tidak hanya menghasilkan daging yang berkualitas tinggi, tetapi juga banyak kebermanfaatan dalam tubuhnya yang bisa dioptimalkan. Mulai dari bulu, susu hingga kotorannya pun  dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik.

Banyak masyarakat di Indonesia yang menjadikan domba sebagai komoditas unggulan dalam dunia peternakan. Tentu bukan tanpa alasan, salah satu keuntungan dari menjadikan domba sebagai hewan ternak adalah dari segi kembangbiaknya. 

Proses perkembangbiakan atau reproduksi adalah suatu fungsi tubuh yang sangat penting bagi kelanjutan keturunan suatu jenis atau bangsa hewan. Selain itu, pada hewan ternak, prose reproduksi menjadi hal yang penting sebab selain untuk menjaga keturunan juga bisa  mempengaruhi kualitas dan kuantitas bibit ternak yang dihasilkan.

Proses reproduksi ini bisa terjadi apabila hewan baik jantan maupun betina telah mencapai masa pubertas atau dewasa kelamin. Pada kondisi ini, hewan sudah memiliki hormon-hormon yang bisa mendorong dan menunjang perkembangbiakan.

Salah satu ciri khas domba yang membuatnya unggul adalah karena memiliki sifat prolifik yakni dapat beranak lebih dari 1 ekor dalam satu periode kebuntingan. Umumnya, domba dapat melahirkan dua hingga tiga ekor anak, bahkan beberapa ras unggulan seperti domba Garut atau domba Merino mampu menghasilkan hingga empat ekor anak sekaligus.

Selain itu keunggulan lain yang dimiliki domba dibandingkan ternak ruminansia lainnya seperti sapi dan kerbau adalah siklus reproduksinya yang pendek.Seekor induk domba betina mampu melahirkan anak setiap 6–8 bulan sekali, tergantung pada kondisi pakan dan manajemen pemeliharaan. Masa kebuntingan domba relatif singkat, yaitu sekitar 5 bulan atau 150 hari, sehingga peternak dapat memperoleh keturunan baru dua kali dalam setahun. Kondisi ini tentu memberikan keuntungan besar bagi peternak, karena jumlah populasi dapat meningkat secara signifikan dalam waktu singkat.

Dengan produktivitas reproduksi yang tinggi ini, tentu menjadikan peternak dapat mempercepat siklus usahanya. Semakin banyak domba yang lahir, maka semakin memperluas potensi keuntungan baik untuk kebutuhan penjualan anakan, bibit maupun kebutuhan lainnya. 

Itulah keuntungan dari memelihara domba yang menjadi daya tarik peternak. Reproduksi yang tinggi tentu harus didampingi dengan keilmuan dan perawatan yang tepat agar bisa dimanfaatkan dengan optimal hingga menghasilkan keuntungan. 

Kreator : Kakang Agung Gumelar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *