Mengenal Apa Itu Jamur ? 

Oleh : Kakang Agung Gumelar

Jika mendengar kata jamur,  sebagian orang mungkin ada yang berfikir hanya sesuatu yang tumbuh atau melekat pada sebuah benda basi seperti roti, makanan, dll yang dianggap berbahaya. Padahal jamur memiliki banyak jenis dan merupakan kelompok organisme eukariotik yang unik, sangat beragam, dan memainkan peran penting pada ekosistem, kesehatan manusia, serta industri modern. 

Kata jamur sendiri berasal dari kata latin yakni fungi. Jamur atau fungi adalah yang sifatnya eukariotik dan tidak berklorofil. sel eukariotik adalah sel yang mengandung inti terorganisir dan organel yang diselimuti oleh organel yang diselimuti oleh membran. Sel eukariotik dapat ditemukan pada Tumbuhan, Hewan, Jamur dan Protista.

Sedangkan ilmu yang mempelajari tentang jamur adalah Mikologi. Kata Mikologi berasal dari mykes = jamur; logos = ilmu (bahasa Yunani). 

Jamur bereproduksi dengan cara seksual dan aseksual. secara aseksual yang menghasilkan spora, kuncup, dan fragmentasi. Sedangkan dengan secara seksual dengan zigospora, askospora, dan basidiospora. 

Di Indonesia, jamur tumbuh sangat subur. Hal tersebut karena Indonesia merupakan negara yang beriklim tropis, dengan kelembaban berkisar antara 70-90% dan temperatur rata-rata 30 derajat celcius. Kondisi ini membuat pertumbuhan dan perkembangan jamur sangat optimal. Jamur memiliki tempat hidup yang begitu luas, baik di udara, di tanah maupun di air.

Secara umum, jamur mengandung 90% air dan 10% bahan kering. Jika dilihat berdasarkan ukuran dan bentuk badannya, jamur dibagi menjadi jamur makro yang badan dan buahnya bisa terlihat jelas tanpa alat bantu (mikroskop). Sedangkan jamur mikro adalah jamur mikroskopis yang harus menggunakan alat bantu untuk melihat bentuk fisiknya. 

Berdasarkan pada manfaatnya, jamur dapat dikelompokkan menjadi 3, yaitu (i) jamur yang dapat dimakan (edible mushrooms) karena tubuh buahnya (fruit body) lunak ataupun berdaging, (ii) jamur yang memiliki khasiat obat (medicinal 2 mushrooms), tubuh buahnya dapat lunak, berdaging dan dapat pula keras sehingga tidak dapat dimakan, (iii) jamur beracun, tubuh buah lunak, berdaging ataupun keras.

Tidak salah jika banyak yang menganggap bahwa jamur adalah tumbuhan beracun yang memang membahayakan. Sebab terdapat jamur-jamur  yang merugikan, baik secara langsung sebagai penyebab penyakit, seperti; panu, kadas, kurap, TBC dan sebagainya. Maupun jamur yang menghasilkan senyawa yang bersifat toksik atau racun.

Selain itu, di negara tropis seperti Indonesia, masalah utama dengan jamur adalah banyaknya makanan yang terkontaminasi sehingga menghasilkan zat-zat yang berbahaya jika dikonsumsi oleh hewan maupun manusia. 

Meskipun demikian, kehadiran jamur juga terbagi kedalam berbagai jenis lain  yang bukan hanya menghasilkan racun dan membahayakan tapi juga menyajikan beragam manfaat. 

Ada yang menguntungkan baik sebagai bahan makanan secara langsung, seperti beberapa jamur yang sudah dikenal antara lain: mushroom, shitake, jamur tiram, jamur kuping, jamur merang, dan sebagainya.

Selain itu ada juga jamur yang membantu dalam proses pembuatan makanan atau fermentasi seperti; oncom, kecap, tempe, sosis, tauco, yoghurt, keju dan sebagainya. Juga minuman fermentasi, seperti; anggur, tuak, bier, brem, dan sebagainya.

Jamur juga memiliki manfaat yang berperan dalam pembuatan obat-obatan, vitamin, asam amino, hormon, protein dan sebagainya.  Dimana semua ini bisa bermanfaat untuk membantu menjadi obat untuk berbagai penyakit. 

Jamur juga dipercaya bisa memberikan banyak dampak positif bagi kesehatan. Banyak jenis jamur yang bisa menjadi obat bagi penyakit-penyakit seperti kanker, tumor, diabetes, dan lain sebagainya. 

Selain berbagai kandungan dan manfaat yang dimiliki jamur yang berguna dalam berbagai aspek kehidupan manusia, yang menjadi nilai plus dari jamur juga  memiliki rasa, aroma, dan kenikmatan saat dikonsumsi.

Kini jamur menjadi tumbuhan yang banyak diminati, baik sebagai konsumsi maupun dalam dunia kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *