
Tahun 2025 ini bisnis di sosial media semakin diminati oleh banyak orang. Dengan berbagai fitur kemudahan yang bisa diakses memberikan kesan siapapun bisa berbisnis lewat online. Meski memang ada berbagai perombakan dan penyesuaian aturan, tapi bisnis lewat online masih menjadi primadona di kalangan masyarakat.
Terlebih dengan kemudahan akses internet yang begitu memudahkan. Saat ini internet sudah masuk pada kebutuhan dasar yang sepertinya tidak bisa lepas dari kehidupan kita sehari-hari.
Jika dulu untuk menjadi pengusaha sering berbenturan dengan modal yang kurang, maka saat ini kita bisa berjualan tanpa modal yang besar. Dengan kuota internet yang cukup dan keinginan yang kuat kita bisa mengahsilkan cuan lewat bisnis di berbagai platform Media Sosial.
Berikut referensi ide bisnis yang tren di media sosial yang bisa kamu coba dari sekarang.
1. Affiliate Produk Bisa Jualan Tanpa Stok Barang
Affiliate produk masih menjadi andalan bagi yang ingin memulai bisnis di media sosial. Affiliate adalah strategi pemasaran yang memungkinkan penjual mendapatkan komisi dari penjualan produk yang dipromosikan melalui tautan afiliasi.
Tautan tersebut bisa dikemas dalam bentuk konten video, foto maupun lewat tulisan artikel di web. Banyaknya platform yang bisa digunakan untuk mempromosikan tautan mendorong semakin kesempatan untuk mendapatkan cuan yang lebih besar. Kehadiran Media sosial menjadi salah satu saluran pemasaran paling ampuh untuk penjualan afiliasi, dengan platform seperti TikTok, YouTube, dan Instagram yang menghasilkan trafik dan konversi yang signifikan.
Dengan menggunakan affiliate produk ini, kamu tidak perlu untuk menyetok barang. Tapi kamu memerlukan engagement yang tinggi dalam setiap konten yang dibuat baik video, foto maupun tulisan. Semakin banyak yang mengklik atau membeli lewat tautanmu maka semakin banyak kesempatanmu untuk mendapatkan cuan.
2. Menjual Produk Digital
Belakang produk digital menjadi viral di media sosial. Namun tentunya kamu harus memiliki produk untuk dijual. Untuk menentukan produknya kamu bisa membuatnya sendiri atau bisa juga menjual produk yang sudah tersedia.
Keuntungan dari produk digital ini kamu hanya perlu membuatnya sekali namun bisa dijual berkali-kali. Dan tentunya tanpa modal karena tidak perlu mencetaknya dan memikirkan packaging fisiknya. Kamu hanya perlu membuat produk digital yang menarik, unik dan tentunya dibutuhkan oleh masyarakat. Contoh produk digital seperti e-book, template, preset filter, desain planner, atau audio.
Selain itu produk ini juga bebas pengiriman artinya kamu bisa menjualnya kebelahan dunia manapun. Kamu juga bisa menggunkaan berbagai platform seperti Etsy, Pinteres dll untuk menyimpan produk jualannya.
3. Menjual jasa Design atau Managemen Media Sosial
Jika kamu punya keahlian desain grafis, copywriting, atau manajemen konten, kamu bisa menjual jasa ini langsung lewat akun media sosial kamu. Banyak UMKM dan brand pribadi yang mencari freelancer untuk membantu mengelola akun mereka.
Kamu bisa optimalkan membuat portofolio yang menarik yang bisa ditawarkan. Terlebih dengan banyaknya orang yang hari ini menggunakan sosial media maka menjual jasa design atau managemen media sosial merupakan tren bisnis yang cuan abis. Selain itu kamu juga bisa menampilkan riview dari para pelangganmu yang bisa meyakinkan banyak orang untuk ikut menggunakan jasamu.
Selain itu jika kamu baru ingin memulai usaha ini, kamu juga bisa menawarkan paket-paket promo atau paket percobaan untuk penjualan pertamamu. Selain untuk melatih juga bisa menjadi sarana untuk mengumpulkan portofoliomu.
4. Live Shopping atau siarang langsung
Live shopping masih banyak diminati oleh para pembisnis online. Live ini merupakan salah satu metode berjualan di mana kamu melakukan siaran langsung sambil memperkenalkan dan menjual produk secara real-time. Banyak orang tertarik karena mereka bisa melihat langsung detail produk dan berinteraksi langsung dengan penjual.
Kamu bisa menjadi host live untuk brand atau pemilik toko lain (disebut live host), atau kamu bisa jualan produk affiliate lewat siaran langsung. Dengan menjual produk affiliate secara langsung, kamu hanya perlu menyiapkan sampel yang kamu jual, sisanya penjual yang akan mnegurusnya. Baik dari segi pengemasan maupun pengiriman. Kamu hanya perlu menjelaskan produknya dengan baik dan memastikan ada yang membeli di live shoppingmu.
Beberapa tips saat live shopping agar menarik pembeli:
a. Persiapkan skrip atau poin-poin penting produk.
b. Gunakan lighting yang cukup dan kamera HP berkualitas.
c. Beri penawaran terbatas selama live (diskon khusus, bonus pembelian).
d. Ajak interaksi: tanya jawab, polling, atau games kecil.
5. Kursus Online atau Webinar
Jika kamu punya keahlian tertentu, seperti bahasa asing, menulis, public speaking, marketing, atau skill lainnya, maka kamu bisa menjadikannya kursus online atau webinar berbayar sebagai bisnismu di media sosial. Karena kursus, kelas atau webinar adalah model bisnis berbasis pengetahuan yang makin banyak diminati.
Untuk memulai bisnis ini, tentu kamu harus menentukan terlebih dahulu tema yang akan dibahas dan pastikan tema ini menarik dan dibutuhkan oleh masyarakat. Selanjutnya kamu bisa menggunakan media gratis seperti google meet, zoom dn lain-lain untuk menyajikan kelasmu. Bahkan kamu juga bisa mengisinya lewat video rekaman yang kamu buat.
Itulah 5 trend bisnis di media sosial yang bisa kamu coba. Memulai bisnis di media sosial tidak lagi memerlukan kantor, stok barang, atau modal jutaan rupiah. Dengan memanfaatkan kreativitas, platform digital, dan strategi yang tepat, siapa pun bisa membangun sumber penghasilan dari rumah. Apakah kamu memilih menjadi affiliate marketer, menjual produk digital, menawarkan jasa, melakukan live shopping, atau menggelar kursus online.
Yang paling penting adalah mulai dari sekarang. Jangan tunggu semua sempurna. Mulailah dengan apa yang kamu bisa, manfaatkan akun media sosialmu, dan terus belajar seiring waktu. Dunia digital selalu berubah, tapi peluangnya akan selalu ada bagi mereka yang mau mencoba.
Kreator : Kakang Agung Gumelar