
Entrepreneur merupakan istilah yang sudah tidak asing ditelinga kita. Banyak orang yang menyebutkan istilah ini baik di bidang formal maupun di bidang non formal. Bahkan istilah Entrepreneur bisa terpajang di sosial media, saat menjelaskan profil seseorang.
Dalam bahasa Indonesia, Entrepreneur bisa berarti pengusaha. Menggambarkan seseorang yang terlibat dalam sektor usaha atau bisnis. Dikutip dari KBBI, pengusaha adalah seseorang yang berusaha dalam bidang perdagangan. Para pengusaha menawarkan berbagai produk dan jasa yang dapat memenuhi kebutuhan pasar. Seorang Entrepreneur biasanya memiliki usaha dan mengelolanya sendiri bahkan seorang entrepreneur menanggung resikonya sendiri.
Sedangkan Intrapreneur adalah seorang entrepreneur yang berada dalam suatu perusahaan atau organisasi yang telah mapan atau telah terbentuk. Seorang intrapreneur bukanlah pemilik bidang usaha tersebut namun tetap memberikan ide atau gagasan baru yang dapat memajukan bisnis yang sedang berjalan. Intrapreneur bisa juga disebut dengan karyawan.
Techopreneur sendiri adalah sebuah konsep kewirausahaan yang menjadikan teknologi sebagai ladang utamanya. Seorang Technopreneur biasanya memanfaatkan Teknologi yang ada maupun pengembangan menjadi teknologi baru guna mengolah produk yang bisa ditawarkan atau dipasarkan kepada masyarakat.
Selanjutnya adalah Sociopreneur, berbeda dengan ketiga konsep kewirausahaan sebelumnya Sociopreneur tidak hanya fokus terhadap profit yang dihasilkan, tapi seorang sociopreneur juga fokus pada aspek sosial. Sociopreneur menjadikan isu-isu sosial sebagai kunci untuk mengembangkan bisnisnya dengan tujuan untuk mendapatkan kesejahteraan sosial serta menghadirkan solusi bermanfaat bagi masyarakat.
Terakhir adalah ecopreneurship. Ecopreneurship memiliki kesamaan dengan sociopreneur yang tidak hanya berfokus kepada keuntungan. Pada ecopreneurship fokus yang lain adalah aspek lingkungan. ecopreneurship sangat mementingkan lingkungan baik dari produk maupun jasa yang dijual.
Dari pengertian diatas, bisa kita ketahui bahwa kelima istilah dalam dunia entrepreneur tersebut pada dasarnya memiliki tujuan yang sama yaitu untuk mencari profit atau keuntungannya.
Sedangkan perbedaannya terletak pada penggunaan sumber daya serta fokus yang ditujunya.
Kreator : Kakang Agung Gumelar