Kita Bisa Begitu Memaklumi Orang Lain Tapi Mengapa Sangat Sulit Memaklumi Kekurangan Ibu Bapak Dalam Membesarkan Kita ?

Masih ingat tidak, hari ini sudah berapa kali  tersenyum pada orang yang kita temui padahal wajahnya begitu muram saat bertemu ?

Masih ingat tidak, berapa kali kita memaklumi atasan kita saat pekerjaaan kita dikritik dan kata-katanya menusuk hati dan begitu menyinggung perasan ?

Masih ingat tidak, kita tetap kembali bertemu dan bersalaman setelah perdebatan panjang dengan sahabat atau rekan kerja kita ?

Jika kita bisa begitu memaklumi orang lain, bisa begitu ramah dan menyuguhkan senyum sekalipun pada mereka yang bermuka masam, bisa sebegitu pengertiannya kepada atasan, mengapa rasanya kita tidak bisa memaklumi kekurangan ibu dan bapak kita dalam upayanya membesarkan kita ?

Mereka adalah dua manusia yang bertemu dengan kehidupan yang tidak pernah kita ketahui secara lengkap bagaimana mereka melaluinya. Mereka juga sama-sama manusia yang pertama kali menjadi orang tua, maka dalam prosesnya pasti akan kekeliruan dan kekurangan yang bisa jadi tidak disadarinya. Namun dalam semua prosesya kedua orang tua kita pasti ingin mengupayakan yang terbaik bagi setiap anaknya.

Perasaan kecewa, marah dan sakit hati sangat wajar kita rasakan ketika ada perbuatan keduanya yang salah dimata kita. Namun perasaan itu harus segera kita selesaikan dengan memafkn dan memaklumi keduanya sebagaimana kita yang juga ingin dimaklumi dengan segala kondisi yang kita miliki. 

Bagaimanapun kondisi orang tua kita, tugas kita adalah berbakti. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surat Al-Isra ayat 23 yang artinya  : 

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya…”

Dalam ayat tersebut Allah SWT memberikan perintahnya supaya jangan menyembah apapun di dunia ini selain Dia. Kemudian perintah kedua yang Allah sampaikan adalah untuk berbuat baik kepada bapak dan ibu dengan sebaik-baiknya. Artinya berbatik kepada ibu da bapak merupakan suatu perintah langsung dari Allah yang bahkan disandingkan setelah perintah untuk tidak menduakan-Nya.

Salah satu kutipan mengenai memaafkan orang tua disampaikan oleh Ustadz Oemar Mita dalam ceramahnya, “Maafin orang tuamu jika orang tuamu tidak sesuai dnegan ekspetasimu. Supaya kamu gampang dimaafkan sama anakmu..”

Sebab suatu hari nanti kita juga akan menjadi orang tua yang mungkin tidak akan luput dari kesalahan, kekurangan dan kealfaan dalam mendidik anak-anak kita. Maka setelah itu yang kita inginkan juga adalah pemakluman dari anak-anak kita.

Semoga kita diberikan hati yang lapangn untuk selalu bisa memaafkan dan memaklumi kekurangan orang tua kita. Sebab pasti mereka adalah orang yang ingin selalu mengupayakan yang terbaik untuk kita.

Kreator : Kakang Agung Gumelar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *